Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal): 0,5 mmPb & 0,75 mmPb
Kacamata Timbal Wrap Around memberikan tingkat perlindungan dan kenyamanan yang optimal bagi pengguna. Model wrap around direkomendasikan untuk digunakan di area yang memiliki risiko paparan radiasi dari sisi kepala. Pelindung samping yang lebar dan bening memberikan perlindungan terhadap paparan radiasi dari arah samping, sekaligus menghilangkan efek "penglihatan terowongan" (tunnel effect) yang sering terjadi pada model kacamata sejenis.
Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal): 0,25 mm & 0,35 mm
Material Inti yang Tersedia:
StPb™ (Timbal Standar)
LiPb™ (Timbal Ringan)
NoPb™ (Bebas Timbal)
Material Inti – StPb™
| Setara Timbal 0,25 mm | Setara Timbal 0,35 mm |
|---|---|
| SKU: 91911 | SKU: 91912 |
Material Inti – LiPb™
| Setara Timbal 0,25 mm | Setara Timbal 0,35 mm |
|---|---|
| SKU: 91915 | SKU: 91916 |
Material Inti – NoPb™
| Setara Timbal 0,25 mm | Setara Timbal 0,35 mm |
|---|---|
| SKU: 91919 | SKU: 91920 |
Full Protection Lead Cap (Pelindung Kepala) memberikan perlindungan radiasi menyeluruh pada area kepala selama prosedur diagnostik dan pencitraan medis. Dirancang untuk memberikan cakupan maksimal, produk ini secara efektif mengurangi paparan radiasi pada tengkorak dan otak. Nyaman digunakan serta pas di kepala, sehingga ideal bagi tenaga kesehatan yang bekerja di lingkungan dengan tingkat paparan radiasi tinggi.
Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal): Bagian Depan: 0,35 mm Pb dan 0,5 mm Pb
Material Inti yang Tersedia:
StPb™ (Timbal Standar)
LiPb™ (Timbal Ringan)
NoPb™ (Bebas Timbal)
Ukuran yang tersedia :
Size Dewasa
Material Inti – StPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Topi | 91703 | 91713 |
| Dewasa | Topi | 91704 | 91714 |
Material Inti – LiPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Topi | 91723 | 91733 |
| Dewasa | Topi | 91724 | 91734 |
Material Inti – NoPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Topi | 91743 | 91753 |
| Dewasa | Topi | 91744 | 91754 |
Pelindung Tiroid (Thyroid Collar) digunakan untuk melindungi area kelenjar tiroid, yang merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang paling rentan terhadap paparan sinar-X.
Material Inti StPb™
Material inti StPb™ terbuat dari vinil bertimbal (lead vinyl) yang menawarkan solusi ekonomis, andal, dan tahan lama. Material ini dapat digunakan untuk perlindungan terhadap radiasi gamma (kedokteran nuklir) maupun prosedur sinar-X, seperti CT-assist dan thoraks, dengan tegangan melebihi 120 kV.
Material Inti LiPb™
Material inti LiPb™ dibuat dari kombinasi antimon dan timbal. Material ini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan material timbal konvensional, namun tetap memberikan tingkat perlindungan radiasi yang sangat baik.
Material Inti NoPb™
Material inti NoPb™ merupakan material pelindung bebas timbal (lead-free). Material ini merupakan campuran bismut, tungsten, dan antimon, serta memenuhi standar Eropa untuk pembuangan yang aman dan ramah lingkungan.
Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal): Bagian Depan: 0,35 mm Pb dan 0,5 mm Pb
Material Inti yang Tersedia:
StPb™ (Timbal Standar)
LiPb™ (Timbal Ringan)
NoPb™ (Bebas Timbal)
Ukuran yang tersedia :
Size Dewasa
| Ukuran | Lebar | Panjang | Panjang Tali | Lebar Tali |
| Anak | 6" | 5" | 20" | 2" |
| Dewasa | 9" | 5½" | 24" | 2½" |
Material Inti – StPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Standar | 91701 | 91711 |
| Dewasa | Standar | 91702 | 91712 |
Material Inti – LiPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Standar | 91721 | 91731 |
| Dewasa | Standar | 91722 | 91732 |
Material Inti – NoPb™
| Ukuran | Gaya | SKU – Timbal Setara 0,35 mm | SKU – Timbal Setara 0,5 mm |
| Anak | Standar | 91741 | 91751 |
| Dewasa | Standar | 91742 | 91752 |
Pelindung Tiroid (Thyroid Collar) digunakan untuk melindungi area kelenjar tiroid, yang merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang paling rentan terhadap paparan sinar-X.
Material Inti StPb™
Material inti StPb™ terbuat dari vinil bertimbal (lead vinyl) yang menawarkan solusi ekonomis, andal, dan tahan lama. Material ini dapat digunakan untuk perlindungan terhadap radiasi gamma (kedokteran nuklir) maupun prosedur sinar-X, seperti CT-assist dan thoraks, dengan tegangan melebihi 120 kV.
Material Inti LiPb™
Material inti LiPb™ dibuat dari kombinasi antimon dan timbal. Material ini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan material timbal konvensional, namun tetap memberikan tingkat perlindungan radiasi yang sangat baik.
Material Inti NoPb™
Material inti NoPb™ merupakan material pelindung bebas timbal (lead-free). Material ini merupakan campuran bismut, tungsten, dan antimon, serta memenuhi standar Eropa untuk pembuangan yang aman dan ramah lingkungan.
Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal): Bagian Depan: 0,35 mm Pb dan 0,5 mm Pb
Material Inti yang Tersedia:
StPb™ (Timbal Standar)
LiPb™ (Timbal Ringan)
NoPb™ (Bebas Timbal)
Ukuran yang tersedia :
M, L, XL
Material Inti – NoPb™
| Ukuran | SKU – 0,35 mm (Setara Timbal) | SKU – 0,5 mm (Setara Timbal) |
|---|---|---|
| XS | 91621 | 91631 |
| S | 91622 | 91632 |
| M | 91623 | 91633 |
| L | 91624 | 91634 |
| XL | 91625 | 91635 |
| XXL | 91626 | 91636 |
Material Inti – LiPb™
| Ukuran | SKU – 0,35 mm (Setara Timbal) | SKU – 0,5 mm (Setara Timbal) |
|---|---|---|
| XS | 91601 | 91611 |
| S | 91602 | 91612 |
| M | 91603 | 91613 |
| L | 91604 | 91614 |
| XL | 91605 | 91615 |
| XXL | 91606 | 91616 |
Material Inti – NoPb™
| Ukuran | SKU – 0,35 mm (Setara Timbal) | SKU – 0,5 mm (Setara Timbal) |
|---|---|---|
| XS | 91621 | 91631 |
| S | 91622 | 91632 |
| M | 91623 | 91633 |
| L | 91624 | 91634 |
| XL | 91625 | 91635 |
| XXL | 91626 | 91636 |
Apron Timbal satu bagian (one-piece) untuk prosedur khusus ini dirancang dengan tumpang tindih penuh pada bagian depan, mulai dari aksila (ketiak) kiri hingga aksila (ketiak) kanan, sehingga memberikan perlindungan yang optimal. Desainnya memberikan perlindungan maksimal dengan bobot yang seminimal mungkin. Apron ini sangat ideal digunakan pada prosedur yang memerlukan tingkat perlindungan radiasi yang tinggi.
Sistem penutup menggunakan hook-and-loop (perekat kait dan loop/Velcro) yang dilengkapi dengan tali pengikat dan gesper, sehingga memudahkan pemakaian dan pelepasan apron. Apron model wraparound (melingkari tubuh) umumnya digunakan pada lingkungan dengan tingkat paparan radiasi yang lebih tinggi, seperti Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cardiac Catheterization Lab), Laboratorium Elektrofisiologi (EP Lab), dan area prosedur sejenis.
Material Inti StPb™
Material inti StPb™ terbuat dari vinil bertimbal (lead vinyl) yang menawarkan solusi ekonomis, andal, dan tahan lama. Material ini dapat digunakan untuk perlindungan terhadap radiasi gamma (kedokteran nuklir) maupun prosedur sinar-X, seperti CT-assist dan thoraks, dengan tegangan melebihi 120 kV.
Material Inti LiPb™
Material inti LiPb™ dibuat dari kombinasi antimon dan timbal. Material ini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan material timbal konvensional, namun tetap memberikan tingkat perlindungan radiasi yang sangat baik.
Material Inti NoPb™
Material inti NoPb™ merupakan material pelindung bebas timbal (lead-free). Material ini merupakan campuran bismut, tungsten, dan antimon, serta memenuhi standar Eropa untuk pembuangan yang aman dan ramah lingkungan.
Tingkat Perlindungan yang Tersedia (Ekuivalen Timbal):
Bagian Depan: 0,35 mm dan 0,5 mm Pb (ekuivalen timbal)
Material Inti yang Tersedia:
Ukuran yang tersedia :
M, L, XL
Material Inti – StPb™ (Timbal Standar)
| Ukuran | SKU – 0,35 mm Pb | SKU – 0,5 mm Pb |
|---|---|---|
| XS | 91161 | 91171 |
| S | 91162 | 91172 |
| M | 91163 | 91173 |
| L | 91164 | 91174 |
| XL | 91165 | 91175 |
| XXL | 91166 | 91176 |
Material Inti – LiPb™ (Timbal Ringan)
| Ukuran | SKU – 0,35 mm Pb | SKU – 0,5 mm Pb |
|---|---|---|
| XS | 91181 | 91191 |
| S | 91182 | 91192 |
| M | 91183 | 91193 |
| L | 91184 | 91194 |
| XL | 91185 | 91195 |
| XXL | 91186 | 91196 |
Material Inti – NoPb™ (Bebas Timbal)
| Ukuran | SKU – 0,35 mm Pb | SKU – 0,5 mm Pb |
|---|---|---|
| XS | 91201 | 91211 |
| S | 91202 | 91212 |
| M | 91203 | 91213 |
| L | 91204 | 91214 |
| XL | 91205 | 91215 |
| XXL | 91206 | 91216 |
Apron pelindung timbal bagian depan (frontal protection lead apron) terdiri dari panel depan dengan panjang 34 hingga 43 inci dan lebar 20 hingga 28 inci, yang menutupi tubuh bagian depan mulai dari leher hingga tepat di atas lutut. Bagian belakang menggunakan tali silang (criss-cross) yang dikencangkan ke bagian depan apron dengan penutup hook-and-loop (perekat kait dan loop/Velcro) yang dapat disesuaikan. Apron ini digunakan di berbagai lingkungan kerja, terutama pada kondisi di mana paparan radiasi pada bagian belakang tubuh bukan merupakan perhatian utama, atau dalam situasi ketika pengguna tidak akan membelakangi sumber radiasi.
Material Inti StPb™
Material inti StPb™ terbuat dari vinil bertimbal (lead vinyl) yang menawarkan solusi ekonomis, andal, dan tahan lama. Material ini dapat digunakan untuk perlindungan terhadap radiasi gamma (kedokteran nuklir) maupun prosedur sinar-X, seperti CT-assist dan thoraks, dengan tegangan melebihi 120 kV.
Material Inti LiPb™
Material inti LiPb™ dibuat dari kombinasi antimon dan timbal. Material ini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan material timbal konvensional, namun tetap memberikan tingkat perlindungan radiasi yang sangat baik.
Material Inti NoPb™
Material inti NoPb™ merupakan material pelindung bebas timbal (lead-free). Material ini merupakan campuran bismut, tungsten, dan antimon, serta memenuhi standar Eropa untuk pembuangan yang aman dan ramah lingkungan.
1. Dosimeter Badge
TLD Reader ini dirancang untuk membaca badge dosimeter tiga elemen tipe BARC CaSO₄ (Dy) PTFE Disc, baik yang dilengkapi QR Code maupun tanpa QR Code, sehingga kompatibel dengan berbagai jenis badge dosimeter yang umum digunakan.
2. Light Measurement System
Sistem pengukuran cahaya menggunakan Photomultiplier Tube (PMT) berespons tinggi (Bialkali 9125A, R6095, atau setara) yang dilengkapi Peltier Cooling untuk menjaga kestabilan temperatur PMT. Sistem ini menghasilkan sensitivitas tinggi serta akurasi pembacaan yang konsisten.
3. Dark Current
Memiliki nilai dark current kurang dari 10 µSv (CaSO₄:Dy) sehingga tingkat noise sangat rendah dan hasil pengukuran menjadi lebih akurat.
4. Heater Element
Menggunakan sistem pemanasan non-contact dengan semburan gas nitrogen panas (Hot N₂ Gas Jet Heating). Metode ini mengurangi risiko kerusakan pada elemen TLD dan menghasilkan distribusi panas yang lebih merata.
5. Heating Method
Proses pemanasan dilakukan menggunakan gas nitrogen (N₂) yang memberikan kestabilan temperatur selama proses pembacaan glow curve.
6. Nitrogen Flow Measurement
Dilengkapi digital flow meter untuk memantau laju aliran gas nitrogen secara akurat sehingga proses pemanasan berlangsung secara konsisten.
7. Heating Cycle
Suhu pemanasan meningkat hingga 280–285°C dalam waktu 6–8 detik, kemudian dipertahankan pada 280°C selama proses pembacaan untuk memperoleh hasil pengukuran yang optimal.
8. Dose Measurement Range
Mampu membaca dosis radiasi mulai dari 50 µSv hingga 10 Sv untuk radiasi Gamma dan 100 µSv hingga 10 Sv untuk radiasi Beta. Respon pembacaan tetap linier pada seluruh rentang pengukuran sehingga memberikan hasil yang akurat untuk paparan rendah maupun tinggi.
9. Dose Threshold
Memiliki batas deteksi dosis kurang dari 50 µSv, sehingga mampu mendeteksi paparan radiasi dalam jumlah yang sangat kecil.
10. Readout Time
Waktu pembacaan hanya sekitar 100 detik untuk setiap badge, memungkinkan proses pengukuran dilakukan secara efisien.
11. Residual Thermoluminescence (Residual TL)
Nilai residual TL hanya 8–12% pada rentang dosis linier, sehingga meminimalkan pengaruh sisa sinyal dari proses pembacaan sebelumnya.
12. Internal Light Source
Menggunakan LED Blue Light Source internal yang berfungsi untuk pengecekan kondisi PMT serta penyesuaian gain secara otomatis agar performa alat tetap optimal.
13. Fitur yang Tersedia
Perangkat dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti manajemen data personel, pengaturan faktor kalibrasi, penyimpanan data dosis dan glow curve dalam database, sistem magazine otomatis berbasis stepper motor, serta aktuator digital untuk mekanisme pengangkatan kartu TLD dan pengendalian shutter.
14. Software
Menggunakan software berbasis Microsoft .NET Framework yang kompatibel dengan Windows 7 dan versi yang lebih baru. Software mendukung penyimpanan database, tampilan glow curve, perhitungan dosis, serta pembuatan laporan pengukuran secara otomatis.
15. Temperature Monitoring
Pemantauan temperatur dilakukan menggunakan thermocouple Chromel-Alumel yang ditempatkan langsung pada aliran gas panas sehingga suhu pemanasan selalu terkontrol.
16. Automatic Range Selection
Perangkat memiliki fitur Auto Changeover yang secara otomatis memilih rentang pengukuran sesuai tingkat dosis yang dibaca.
17. Calibration System
Menyediakan pengaturan kalibrasi kasar (coarse adjustment) melalui panel depan dan kalibrasi presisi menggunakan faktor kalibrasi melalui software, sehingga akurasi pengukuran dapat dipertahankan.
18. TLD Card Identification
Reader dapat membaca Encrypted QR Code atau nomor kartu pada TLD secara otomatis saat beroperasi dalam mode otomatis (Auto Operation), sehingga identifikasi badge menjadi lebih cepat dan mengurangi kesalahan operator.
19. Element Correction Factor (ECF)
Mendukung perhitungan dan penyimpanan Element Correction Factor (ECF) untuk setiap elemen TLD. Fitur ini meningkatkan akurasi hasil pembacaan dengan mengompensasi variasi karakteristik masing-masing dosimeter.
20. Safety Features
Dilengkapi sistem keamanan yang mampu mendeteksi kegagalan aliran gas nitrogen, gangguan mekanis selama proses pembacaan, serta kegagalan pada rangkaian EHT atau input. Apabila terjadi gangguan, sistem akan menghentikan proses secara otomatis dan memberikan opsi untuk mengulangi siklus pembacaan.
21. Power Supply
Menggunakan sumber daya 230 VAC, 50 Hz.
22. PC Requirements
Untuk pengoperasian optimal, diperlukan komputer dengan spesifikasi minimum Intel Core i3 atau lebih tinggi, RAM 8 GB, SSD 512 GB, sistem operasi Windows 7 atau versi terbaru, monitor LED 19 inci, keyboard, mouse, printer, serta Microsoft Office berlisensi.
-
1. Dosimeter Badge
Dosimeter badge yang digunakan adalah three-element BARC CaSO₄ (Dy) PTFE disc dosimeter badge.
2. Light Measurement System
Sistem pengukuran cahaya menggunakan Photomultiplier Tube (PMT) tipe Bialkali 9125A atau R6095 atau sistem Light Measuring System (LMS) yang setara, dilengkapi dengan HV dan I-F Converter terintegrasi serta pendingin Peltier untuk menjaga temperatur PMT tetap stabil.
3. Dark Current
Dark current maksimum adalah ≤ 10 µSv (CaSO₄:Dy).
4. Heater Element
Elemen pemanas menggunakan metode non-contact heating melalui semburan gas nitrogen (N₂) panas.
5. Heating Method
Metode pemanasan menggunakan gas nitrogen (N₂).
6. Nitrogen Flow Rate Measurement
Pengukuran laju aliran gas nitrogen dilakukan menggunakan digital flow rate meter.
7. Heating Cycle
Siklus pemanasan dilakukan dengan menaikkan temperatur hingga 280–285°C dalam waktu 6–8 detik, kemudian temperatur dipertahankan (clamped) pada 280°C.
8. Dose Range
Reader mampu membaca badge pada rentang dosis 50 µSv hingga 10 Sv secara otomatis. Respon dosis bersifat linier pada seluruh rentang pengukuran, yaitu 50 µSv–10 Sv untuk radiasi gamma dan 100 µSv–10 Sv untuk radiasi beta.
9. Dose Threshold
Ambang batas pembacaan dosis (dose threshold) adalah <50 µSv.
10. Readout Time
Waktu pembacaan (readout time) adalah 100 detik untuk setiap badge.
11. Residual TL
Residual Thermoluminescence (Residual TL) berada pada kisaran 8–12% dari TL awal pada rentang dosis linier yang ditentukan.
12. Light Source
Sumber cahaya menggunakan internal blue light source berbasis LED untuk pemeriksaan PMT (PMT check) dan penyesuaian gain (gain adjustment).
13. Facilities Available
Fasilitas yang tersedia meliputi entri data personel untuk badge, pengeditan faktor kalibrasi, penyimpanan data dosis dan glow curve ke dalam database, motor stepper untuk memindahkan magazine dan mengangkut kartu TLD di dalam magazine, serta aktuator linier digital untuk mengangkat kartu TLD dan mengendalikan shutter.
14. Software
Perangkat lunak berbasis .NET, kompatibel dengan Windows 7 atau versi yang lebih baru, mendukung penyimpanan data pembacaan ke dalam database, serta mampu menampilkan glow curve.
15. Temperature Monitoring
Pemantauan temperatur menggunakan termokopel Chromel-Alumel yang ditempatkan pada hot gas stream.
16. Range Selection
Pemilihan rentang pengukuran dilakukan secara auto-changeover.
17. Calibration
Kalibrasi dilakukan melalui coarse adjustment EHT menggunakan potensiometer pada panel depan (front panel) dan fine adjustment melalui pemasukan calibration factor.
18. TLD Card Identification
Fitur TLD Card Identification tidak tersedia (Not Available).
19. Element Correction Factor
Fitur Element Correction Factor tidak tersedia (Not Available).
20. Safeguards
Sistem pengaman meliputi deteksi kegagalan heater atau aliran gas, deteksi kegagalan mekanis yang akan menghentikan siklus pembacaan dan memberikan opsi kepada pengguna untuk mengulang siklus, serta deteksi kegagalan rangkaian EHT atau input circuit.
21. Nominal Power Supply
Catu daya nominal yang digunakan adalah 230 V, 50 Hz.
22. PC and Printer Requirements for Operating the TLD Reader
Persyaratan komputer untuk mengoperasikan TLD Reader meliputi prosesor Intel Core i3 atau yang lebih tinggi, Windows 7 atau versi terbaru, RAM DDR3 8 GB, SSD 512 GB, keyboard, mouse, monitor LED 19 inci, printer dot matrix, serta Microsoft Office berlisensi.
-
Intech Thermoluminescence Dosimeter Reader (Model 1602 DC) manual mengintegrasikan berbagai fitur yang dirancang untuk memudahkan pengguna serta mempercepat proses pengukuran. Perangkat ini menggunakan Modul PMT terbaru dengan tingkat integrasi yang tinggi, sehingga memberikan kinerja yang andal dan minim perawatan.
Reader ini dilengkapi dengan pemanas Kanthal tipis berukuran 20 mm × 20 mm dengan ketebalan 0,1 mm, yang telah dipasang termokopel secara permanen. Kombinasi ini memungkinkan proses pemanasan yang efisien dan pendinginan yang cepat. Pemanas mampu mencapai laju pemanasan hingga 40 °C/detik. Selain itu, sistem menggunakan pemanasan AC berfrekuensi rendah untuk mengurangi gangguan frekuensi tinggi yang dapat memengaruhi pengukuran dosis rendah.
Perangkat ini juga menyediakan program pemanasan 10 segmen yang mencakup pengaturan laju pemanasan linier, suhu penahanan (holding temperature), dan waktu penahanan (soak time). Program tersebut memungkinkan pemrosesan berbagai jenis fosfor termoluminesen yang digunakan dalam dosimetri maupun penelitian.
Untuk mendeteksi cahaya hasil proses termoluminesensi, Reader menggunakan Photomultiplier Tube (PMT) tipe ET Enterprises 9125B berdiameter 29 mm (1,13 inci) atau varian setara. PMT ini memiliki fotokatoda bialkali yang sensitif terhadap cahaya biru–hijau serta 11 dynode SbCs yang memberikan penguatan (gain) tinggi dan stabilitas yang baik.
PMT dikemas dalam selubung logam mu (mu-metal) yang berfungsi melindunginya dari pengaruh medan magnet eksternal. Selanjutnya, modul PMT ditempatkan di dalam ruang yang kedap cahaya dan tertutup rapat. Untuk menjaga kestabilan kinerjanya, ruang tersebut didinginkan menggunakan unit pendingin termoelektrik dan suhunya dipertahankan pada 21 °C dengan bantuan rangkaian umpan balik berbasis termistor.
PMT 9125B memiliki koefisien suhu gain sebesar ±0,2% per °C. Dengan mempertahankan suhu operasi yang rendah dan konstan, perangkat dapat menghasilkan latar belakang (background) yang rendah dan stabil, sehingga memungkinkan pengukuran dosis rendah dengan tingkat reproduktibilitas yang baik.
Berlangganan
©2025 PT. NUKLINDOLAB